"MalahART"

When you SEE, then FEELING, then you pour in VISUAL ART.
Love For All Hatred For None

instagram:

The Mysterious and Melancholy Resin Figurines of @doubleparlour

To see more of Cassie and Ernie’s figurines come to life, follow @doubleparlour on Instagram.

“We like our characters to look as if they have a past that they may or may not be willing to share,” explains Ernie Velasco. He and his wife Cassie make up the San Francisco, California, artistic duo Doubleparlour (@doubleparlour). Their figurines, which radiate a mysterious sadness, are hand-sculpted from resin.

“We spend a lot of time discussing ideas and bouncing them off of each other,” explains Ernie. The two have a similar aesthetic, however, which aids the creative process. “We both like our characters to display personalities that are melancholy, dark, contemplative or mischievous.”

While Cassie and Ernie endow their creations with rich character, they hold back from illustrating any particular figure’s story. Ernie says, “We like to leave that up to the viewer.”

mei-xing:

New personal painting! - where I was thinking about what happiness is and the meaning of ‘home’. Also some thoughts popped up so I decided to write them down and blogged it on my website. Kinda personal, but thought some of you might relate to it :) (you can click here to read it)

(Source: sunzit, via kurniawangunadi)

Terbiasa

Aku lupa kapan terakhir tak sendiri, Pada akhirnya aku terbiasa sendiri. Sekarang kesedihan tak bersama itu habis terbunuh waktu. Begitu lama sampai aku lupa kapan aku mulai merasa nyaman dalam  kesendirian. Aku menikmati. Sangat menikmati. Menyibukan diri. Memperbaiki diri, lebih mencintai diri, lebih melihat kekurangan diri. Terus berproses seperti itu, Terus seperti itu sampai batas waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk tak sendiri lagi.

Masih Ingatkah?

Masih Ingatkah?

Masa dimana kita selalu berkumpul. Bercanda tawa. Berfoto ria. Bersundau gurau. Saling bertukar pendapat. Saling memotivasi. Sesekali mengejek ah begitu menyenangkan. Kalian ingat pertama kali kita bisa bersama? Tentunya tidak. Dengan sendirinya, dengan hukum seleksi alam tiba-tiba kitapun bersatu berkumpul. Mungkin karena kita satu karaker, satu tipe, dan satu tujuan.

          Kalian ingat? Saat kita selalu mengisi waktu istirahat menunggu mata kuliah selanjutnya dengan makan bersama. Makan di tempat yang terjangkau, banyak dan ekonomis. Makan di sekitaran kampus. Lagi-lagi Mayo, lagi-lagi ayam beledak. Lagi-lagi bakso Yana. Bakso Yana (?) Sejak kapan Yana jualan bakso. Tapi itulah kita sering memberi nama yang terkadang tidak sesuai dengan nama itu sendiri. Malah dulu sempat kecanduan makan ayam cibarengkok. Ayam Cibarengkok dengan segala kepolosannya. Kita selalu menyantapnya meskipun berujung sakit perut. Masih ingatkah?

          Kalian ingat ketika kita selalu mengungsi di tempat kosan teman kita di gerlong panorama. Mungkin sekarang sudah hanya tinggal cerita saja tempat kosan itu. Tempat dimana awal kita bersama. Bescamp lebih tepatnya. Berfoto webcam bersama, mengerjakan tugas bersama, sesekali menonton film untuk hiburan. Bahkan berkali-kali. Berbincang-bincang tentang perkuliahan tapi kadang sesekali membahas sesuatu yang tidak penting namun mengasyikan. Tertawa lepas. Masih ingatkah?

          Masih ingatkah ketika kita selalu duduk berjejer dalam kelas. Merapat. Saling melihat tugas karya satu sama lain. Sesekali berkomentar dengan karya. Berbicara merendah untuk meninggi. Karya yang bagus namun selalu berkomentar kurang bagus. Kita selalu berada di ruangan mata kuliah yang sama dan jam sama. Semester satu, dua, tiga, empat, lima, enam, bahkan semester pendek juga sama. Selalu mengontrak paket kuliah yang sama. Begitu kompaknya. Masih ingatkah?

          Masih ingatkah? ingtkah? ingatkah? Jujur terlalu banyak cerita yang ku ingat. Banyak cerita yang nantinya jika aku tuliskan takan mampu memenuhi bidang kertas halaman. Seperti layaknya roda berputar dalam porosnya yang tiada ujung pangkalnya. Seperti cerita kita semoga layaknya roda tersebut,  tidak berujung. Cerita-cerita itu semakin membayangi saat ini. Saat dimana kita sudah jarang bersama. Berkumpul bercerita. Kita sudah menjalani mata kuliah yang sebagian berbeda bidang kemampuan. Kita sudah punya kesibukan masing-masing. Aku memaklumi hal itu. Semua ada masanya. Mungkin sekarang adalah masa kita seperti ini. Tapi aku tak mau tau. Masa ini harus cepat selesai. Kita kembali menjalin tawa dan kebersamaan bersama. Itu lebih menyenangkan kan?

          Mungkin hanya rindu. Hanya teringat masa-masa itu saja. Anggap biasa saja. Tidak berlebihan kan? :)

Bandung, 11 oktober 2014

Rasa

Belum saatnya rasa ini terungkap. Ada aturan. Tidak sembarang rasa ini terucap. Tidak sembarang orang tau. Biar rasa ini tersimpan. Biar rasa ini memudar sementara. Walau pahit. Disinilah kenikmatan kesabaran rasa itu teruji. Terlupakan sementara waktu. Hingga tiba saat yang tepat. Dunia tau bahwa dalam hati ini ada rasa yang dalam, rasa yang jauh begitu indah melebihi mereka yang hanya memainkan rasa sementara. 

“Semoga engkau bisa membaca segala kata-kata yang kusampaikan lewat diam.”

—   (via shaniisha)
Bagi mahasiswa UPI yang ingin menyalurkan bakat dan minat memainkan alat musik, yuk bergabung di Marching Band Gita Widya Siliwangi UPI :) 
Kegiatan mengiringi upacara, mengikuti lomba, dsb.
Pendaftaran dibuka sampai 30 Oktober 2014. Lets join with us :)
Happy Graduation 
Order Karikatur
A4 - Watercolour on paper
info :
twitter : @meena_malahat

Happy Graduation 

Order Karikatur

A4 - Watercolour on paper

info :

twitter : @meena_malahat

Ada bunyi pada setiap pukulan. Ada rasa pada setiap hembusan.

Nada yang mengeluarkan bunyi yang berbeda. Rasa yang tak sadar.

Mengantarkan jiwa mengalunkan irama dalam dada.

Berdesir tak mau pergi. 

Bandung, 8 September 2014

KuasaMu… Engkaulah yang maha membolak-balikan hati manusia. Ada yang pergi kemudian kembali. Ada yang pergi tapi tak kembali. Ada yang pergi tapi tak bisa kembali. Dan pasti akan ada yang kembali dan tak akan pernah pergi lagi. Menetap, bersama, selamanya. 

Indramayu, 3 Juli 2014
Akhirnya bisa menghirup udara segar melepas penat aaaaa i like ittt…
Penggaraman
Indramayu, 29 Juni 2014.
Selamat ber KKN ^^
40 hari bersama anak-anak, mengajar anak-anak, melatih kreatifitas anak-anak. Figthing! ^^
Indramayu, 27 Juni 2014.

Apakah terlalu berlebihan?

Entah aku sedang merasakan apa. Perasaan yang berkali-kali aku alami. Perasaan yang harusnya bisa aku tanggapi dengan baik. Dengan keikhlasan dan kelapangan hati. Hati ini harusnya semakin kuat. Semakin teguh. Semakin tak terombang-ambing. Tapi tetap saja seperti ini. Kenapa selalu bergantung pada perasaan tidak pada logika? Entah itu dalam waktu cepat atau lambat. Selalu saja meneteskan air mata. Apakah terlalu berlebihan?

Read More

Collective painting - Class B Art and Crafs Education