"MalahART"

When you SEE, then FEELING, then you pour in VISUAL ART.
Love For All Hatred For None

“Jangan terlalu ingin diketahui orang. Melelahkan. Cukup biasa-biasa saja.”

—   Meena Malahat
Happy Graduation 
Order Karikatur
A4 - Watercolour on paper
info :
twitter : @meena_malahat

Happy Graduation 

Order Karikatur

A4 - Watercolour on paper

info :

twitter : @meena_malahat

Ada bunyi pada setiap pukulan. Ada rasa pada setiap hembusan.

Nada yang mengeluarkan bunyi yang berbeda. Rasa yang tak sadar.

Mengantarkan jiwa mengalunkan irama dalam dada.

Berdesir tak mau pergi. 

Bandung, 8 September 2014

KuasaMu… Engkaulah yang maha membolak-balikan hati manusia. Ada yang pergi kemudian kembali. Ada yang pergi tapi tak kembali. Ada yang pergi tapi tak bisa kembali. Dan pasti akan ada yang kembali dan tak akan pernah pergi lagi. Menetap, bersama, selamanya. 
Pasti, suatu saat nanti….
Indramayu, 3 Juli 2014
Akhirnya bisa menghirup udara segar melepas penat aaaaa i like ittt…
Penggaraman
Indramayu, 29 Juni 2014.
Selamat ber KKN ^^
40 hari bersama anak-anak, mengajar anak-anak, melatih kreatifitas anak-anak. Figthing! ^^
Indramayu, 27 Juni 2014.

Apakah terlalu berlebihan?

Entah aku sedang merasakan apa. Perasaan yang berkali-kali aku alami. Perasaan yang harusnya bisa aku tanggapi dengan baik. Dengan keikhlasan dan kelapangan hati. Hati ini harusnya semakin kuat. Semakin teguh. Semakin tak terombang-ambing. Tapi tetap saja seperti ini. Kenapa selalu bergantung pada perasaan tidak pada logika? Entah itu dalam waktu cepat atau lambat. Selalu saja meneteskan air mata. Apakah terlalu berlebihan?

Read More

Collective painting - Class B Art and Crafs Education

“Kadang, seseorang yang sangat ingin kau jumpai, adalah ia yang kau hindari ketika bertemu. Seseorang yang sangat ingin kau ajak bicara, adalah ia yang kaudiamkan ketika berjumpa. Seseorang yang sangat ingin kau beri senyum, adalah ia yang kau acuhkan begitu saja. Perasaan yang nyata in aneh dan lucu.”

—   (via kurniawangunadi)

(Source: fadlillahocta, via kurniawangunadi)

Sculpture

Teknik pembuatan :

1. Membuat model dari bahan tanah liat.

2. Membuat cetakan dari model yang telah dibuat. Bahan cetakan dari bahan semen dan pasir. dibuat dua cetakan. cetakan depan dan belakang. Model diolesi mentega agar semen tidak menempel dan mudah dilepas.

3. Cetakan di gambar no 2 diberi mentega kembali, kemudian dilapisi koran celupkan air. Lapisan ke dua dilapisi koran celup lem (fox). Lakukan berulang sampai delapan lapisan koran. Tunggu satu hari kemudian lepas. Satukan hasil cetakan koran depan dan belakang.

4. Cat hasil cetakan koran dengan cat kayu warna hitam. Buat bes (penyangga) dari bahan kertas duplek kemudian di cat warna hitam juga. Tunggu sampai kering.

5. Lapisi dengan cat efek tembaga.

Art painting - #impresionisme #aproviasi #claudemonet #landscape - Acrilyc on canvas 90 x 70 cm.

Menjalani sesuatu yang memang bukan sepenuhnya keinginan kita kadang terasa berat. Namun mungkin ini memang jalannya. Mencoba dan berusaha meskipun tidak selalu menghasilkan hasil yang menakjubkan. Setidaknya proses ini mungkin akan bermanfaat dikemudian hari. Insaallah. Ganbate!

Menjalani sesuatu yang memang bukan sepenuhnya keinginan kita kadang terasa berat. Namun mungkin ini memang jalannya. Mencoba dan berusaha meskipun tidak selalu menghasilkan hasil yang menakjubkan. Setidaknya proses ini mungkin akan bermanfaat dikemudian hari. Insaallah. Ganbate!

Mengiringi upacara Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional).

Bandung, 2 Mei 2014.

MBGWS (Marching Band Gita Widiya Siliwangi).

Universitas Pendidikan Indonesia.

Acrilyc on paper a4.
Lukis.
Impresionisme.

“Bukankah indah akan semakin indah bila tertutup? Sesuatu akan menarik jika ia tidak terlihat, akan tetap menjadi misteri, yang tidak akan selesai kecuali memiliki? Sesuatu yang tidak bisa disingkap apalagi disentuh akan menimbulkan kerinduan. Yang tersembunyi dengan baik dan terjaga akan memiliki nilai yang tinggi. Tanpa hijab, tidak ada daya tarik, tidak ada kerinduan. Bukankah Allah adalah misteri dan tersembunyi maka kita semua merindukan-Nya?”

—   Rindu - Perempuan Pencari Tuhan (PPT)